B. KONTRAKSI SEDERHANA

Tujuan

Menentukan masa laten, masa kontraksi dan masa relaksasi dari suatu kontraksi sederhana (atau disebut juga kontraksi tunggal) dari otot skelet.

 

Bahan dan alat

  1. Sediaan otot saraf (n. ischiadicus dan m. gastrocnemius).
  2. Larutan garam faali (NaCl 0.65%).
  3. Kimograf lengkap dengan drum dan kertas pencatat.
  4. Stimulator.
  5. Alat fiksasi otot (klem otot), alat pencatat rangsangan dan statif.

 

Tata kerja

  1. Fiksasi otot dengan klem (penjepit otot) atau jarum pentul besar bila digunakan bak khusus.
  2. Ikatkan tendo archiles dengan benang pada alat pencatat kontraksi, jangan sampai kendur.
  3. Selama perlakuan usahakan agar otot basah oleh larutan garam faali.
  4. Hubungkan listrik dengan alat pencatat rangsangan.
  5. Sentuhkan elektroda perangsang pada saraf atau ototnya.
  6. Untuk 4a:

–          Buatlah putaran kimograf dengan putaran yang paling cepat. Nyalakan.

–          Putarlah drum dengan tangan agar mendapatkan rangsangan break saja.

–          Sentuhkan penyentuh pada kunci otomatis perlahan sampai ada kontraksi otot dan pencatat kontraksi memberi tanda pada kertas pencatat.

–          Letakkan posisi kecepatan pada kecepatan yang paling tinggi. Nyalakan.

–          Hentikan putaran dum dengan rem atau tangan sebelum terjadi kontraksi otot yang kedua.

  1. Beri tanda-tanda yang diperlukan untuk masa laten, masa kontraksi dan masa relaksasi. Gunakan pencatat kontraksi untuk memproyeksikan puncak kontraksi pada garis dasar.
  2. Hitung masa laten, masa kontraksi dan masa relaksasi. Bila kecepatan kimograf berputar dapat diketahui (kecepatan tersebut tertera pada kimografnya) maka masa-masa tadi dapat dihitung dengan membagi jarak masing-masing masa tadi dengan kecepatannya. Hitunglah dengan detik atau milidetik.

 

Lembar kerja:

Tempelkan gambar kontraksi sederhana yang telah saudara dapatkan di laporan praktikum.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kecepatan kimograf          :                       mm/detik

Jarak masa laten                :                       mm, masa laten           :                       m detik

Jarak masa kontraksi         :                       mm, masa kontraksi    :                       m detik

Jarak masa relaksasi          :                       mm, masa relaksasi      :                       m detik

(m detik = milidetik)